Connect with us

Uncategorized

Dinkes Bungo Temukan 62 Kasus Suspek Campak Sejak Awal Januari Hingga Maret2026, Ingatkan Warga soal Imunisasi

Published

on

Kabarredaksi.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo mencatat sebanyak 62 laporan kasus suspek Campak sejak awal Januari hinggs Maret tahun 2026 di wilayah Kabupaten Bungo.

Dari jumlah tersebut, semua sampel pasien telah dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan dan hasilnya ditemukan 3 orang tersebut positif campak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, Dr.Safaruddin Matondang, mengatakan hingga saat ini kondisi kasus campak di Kabupaten Bungo masih dalam kategori terkendali.

Ia menyebut secara nasional jumlah suspek campak di Indonesia telah mencapai sekitar 10.453 kasus.

“Semua sampel sudah dikirim ke laboratorium, hasilnya tiga (3) orang dinyatakan positif ” ujar Kadis Dinkes Rabu (8/4).

Safaruddin menjelaskan sepanjang tahun 2025 tercatat hanya 67 kasus suspek campak terjadi di Kabupaten Bungo.

Sementara pada tahun ini 2026 jumlah kasus yang diduga kasus suspek campak meningkat dengan total laporan mencapai 62 orang dari Januari hingga bulan Maret 2026.

Meski demikian, Dinkes memastikan situasi penyebaran penyakit tersebut masih berada dalam kondisi normal.

Menurut Kadis Dinkes, campak merupakan penyakit infeksi virus yang sangat rentan menyerang anak-anak, terutama pada usia sekitar 9 bulan.

Karena itu, langkah utama pencegahan adalah memastikan anak mendapatkan imunisasi secara rutin sesuai jadwal, mulai dari usia bayi hingga masa sekolah.

Yang terpenting orang tua rajin memberikan imunisasi kepada anak sesuai jadwal,” katanya.

Selain imunisasi, Safaruddin juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh anak melalui asupan nutrisi yang baik.

Ia menjelaskan penularan campak dapat terjadi melalui percikan air liur atau droplet dari penderita.

Adapun gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi, batuk, pilek, mata merah atau konjungtivitis, hingga muncul ruam merah pada kulit.

“Faktor nutrisi atau makanan anak juga sangat berpengaruh terhadap kekebalan tubuh dalam mencegah penularan campak,” pungkasnya.Rd

Bagikan :

Trending