Connect with us

Uncategorized

Bulog Bungo Serap 330 Ton Gabah Petani Sesuai HPP Selama Tahun 2025,

Published

on

Kabarredaksi.id -Muara Bungo – Perum Bulog Bungo -Tebo menyatakan bahwa pihaknya hingga akhir Desember 2025 telah menyerap beras milik petani di daerahnya sebanyak 330 ton.
“Berdasarkan informasi di lapangan kemarin memang ada beberapa daerah yang mulai panen tapi baru di beberapa daerah, belum menyeluruh ke berbagai daerah,” ujarnya Iksan


Ia mengatakan dengan adanya beberapa daerah yang sudah melakukan panen, maka Bulog sudah melakukan penyerapan hingga akhir Desember 2025 sebanyak 330 ton beras.

“Bulog sudah menyerap sampai saat ini sekitar 330 ton beras petani, dan target serapan tahun ini diusahakan nelebihi dari tahun sebelumnya 2025,” katanya.

Kanca Bulog Bungo Tebo, Iksan Nurul Hakim menjelaskan pemaksimalan penyerapan gabah dan beras milik petani akan terus dilakukan terutama pada puncak panen raya yang diperkirakan terjadi pada akhir Maret-April mendatang.

Penyerapan harapannya bisa maksimal saat panen raya, tapi kami akan melihat dulu hasil produksinya kalau hasilnya bagus pasti target akan terpenuhi bahkan bisa berlebih penyerapannya dan ini yang menjadi harapan kami,” ucapnya.

Menurut Kanca Bulog Bungo Tebo , dalam penyerapan gabah ataupun beras milik petani sebagai cadangan beras pemerintah (CBP) pihaknya sampai hari ini tidak ada mengalami kendala, salah satunya mengenai harga pembelian di tingkat petani.

Harga pembelian gabah kering panen ditingkat petani yang ditetapkan pemerintah itu sebesar Rp6.500 ribu per kilogram, Harga yang di atas harga pembelian pemerintah ini menjadi tantangan untuk bisa memaksimalkan penyerapan,” tambahnya.

Ia mengatakan meskipun begitu pihaknya akan terus memaksimalkan penyerapan gabah di tingkat petani untuk mengisi cadangan beras pemerintah untuk menjaga konsumsi masyarakat.

Untuk mempersiapkan Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Bulog Bungo Tebo memiliki ketersediaan cadangan beras pemerintah sebanyak 300 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,dan nantinya tidak perlu panik akan ketersediaan beras di bulog.Rd

Bagikan :

Trending