Bungo
Meski Angka Kasus PMK Nol, Disnak Bungo tetap gencarkan Vaksinasi,Minggu ini akan Terima 1000 Dosis Vaksin Dari Provinsi
Kabarredaksi.id – Muara Bungo – Pemerintah Kabupaten Bungo melaui Dinas peternakan dan perikanan,terus menggencarkan vaksinasi PMK pada hewan ternak guna antisipasi peralihan musim dan mempertahankan status nol kasus PMK.

Pemerintah Kabupaten Bungo secara proaktif terus menggencarkan program vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi serius terhadap potensi kemunculan wabah PMK. Fokus utama adalah menghadapi masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan yang berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bungo melalui Kabid Keswan dan Kesmavet, drh Togu Permadi Samosir, pada senin lalu menyatakan bahwa hingga saat ini, wilayah Kabupaten Bungo berhasil mempertahankan status nol kasus PMK. Meskipun demikian, kegiatan vaksinasi tetap menjadi prioritas utama. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan hewan ternak dan sektor peternakan secara keseluruhan.
Strategi Gencar Vaksinasi PMK di Bungo dilaksanakan secara bertahap dan menyeluruh di seluruh desa. Setiap ekor sapi dewasa ditargetkan untuk mendapatkan minimal beberapa kali suntikan vaksin. Sementara itu, untuk sapi dengan ukuran lebih kecil, cukup diberikan tiga dosis vaksin. Pendekatan bertahap ini memastikan cakupan vaksinasi yang optimal di seluruh populasi ternak.
Ketersediaan stok vaksin PMK yang akan diterima Disnak Bungo dalam minggu ini sebanyak 1000 Dosis vaksin PMK,dan di dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan program PMK ini.
drh Togu Permadi Samosir menjelaskan” bahwa penyaluran vaksin akan dilakukan melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di masing-masing wilayah. Distribusi ini akan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin di lapangan serta kebutuhan aktual di setiap lokasi. Ketersediaan vaksin yang memadai menjadi kunci keberhasilan program pencegahan PMK ini.Ujar Togu.
Pengawasan Lalu Lintas Ternak dan Antisipasi Musim peralihan saat ini,Togu juga menyoroti bahwa sebagian besar kasus PMK yang terjadi sebelumnya di Bungo memiliki korelasi kuat dengan lalu lintas ternak dari luar daerah. Ternak yang masuk dari wilayah dengan tingkat vaksinasi rendah berpotensi membawa virus PMK. Oleh karena itu, pengawasan ketat terhadap pergerakan ternak menjadi salah satu fokus utama dalam strategi pencegahan. Hal ini memperkuat urgensi pengawasan perbatasan dan lalu lintas ternak untuk meminimalkan risiko penularan.
Selain itu, masa peralihan musim, khususnya dari kemarau ke hujan saat ini, membawa tantangan tersendiri. Peningkatan kelembapan udara dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi perkembangan mikroorganisme penyebab penyakit, termasuk virus PMK. Oleh karena itu, vaksinasi yang gencar menjadi benteng pertahanan yang kuat dalam menghadapi perubahan iklim musiman ini.Rd
-
Bungo1 tahun agoCabup 02 Jumiwan Aguza Dilaporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Politik Uang
-
Bungo1 tahun agoNy Suci Ramadhani Isteri Cawabup 01 Ustadz Dayat yang Berdarah Pariaman
-
Uncategorized1 tahun agoDinkes Bungo Launching PKG, Masyarakat Kini Bisa Cek Kesehatan Secara Gratis
-
Bungo1 tahun agoRibuan Masyarakat Se Muko-Muko Bathin VII Kompak Dukung Dedy Putra untuk Bupati Bungo
-
Bungo1 tahun agoIngin Dusunnya Berubah, Masyarakat Batu Kerbau Berharap Dedy Putra Terpilih Jadi Bupati
-
Bungo1 tahun agoIntensitas Curah Hujan Tinggi, BPBD Bungo Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan akan Terjadi Banjir dan Longsor
-
Bungo1 tahun agoDikenal Sederhana dan Merakyat, Dedy Putra Diidamkan Pimpin Kabupaten Bungo
-
Bungo2 tahun agoPantarlih KPU Bungo, Sambangi Kediaman Wabup Bungo Lakukan Coklit Pilkada 2024



