Connect with us

Advertorial

Peduli Kesehatan , Dinkes Bungo Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Pelajar Se.Kabupaten Bungo

Published

on

Kabarredaksi.id.- Muara Bungo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten bungo melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah yang menyasar pelajar SD, SMP, dan SMA, termasuk madrasah, Jumat,8 Agustus 2025.

Kepala Dinkes Kabupaten Bungo, dr. Safaruddin Matondang, menjelaskan program ini mencakup penapisan kesehatan fisik seperti kondisi organ mata, telinga, anemia, penyakit menular, dan penyakit tidak menular (PTM). Selain itu, inovasi baru berupa pemeriksaan kesehatan mental pelajar juga menjadi bagian penting dari layanan CKG tahun ini.

“Pemeriksaan kesehatan mental merupakan langkah preventif untuk mendeteksi dini gangguan seperti depresi dan kecemasan di kalangan pelajar.” jelasnya Jumat (8/8/2025).


Prosesnya diawali dengan asesmen mandiri yang dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk pelajar SD, asesmen dilakukan oleh orang tua melalui aplikasi khusus, sementara pelajar SMP dan SMA dapat mengisi asesmen sendiri.

“Nanti dari hasil asesmen itu akan menjadi dasar tim kesehatan untuk menindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih lanjut.” ujarnya.

Menurut dr. Safarudfin Matondang, pendekatan ini menjadi penting di tengah meningkatnya tekanan sosial dan akademik yang dirasakan pelajar. Oleh karena itu, kolaborasi dengan orang tua, guru, dan pihak sekolah sangat diperlukan agar program ini berjalan optimal dan responsif terhadap kebutuhan psikologis anak.

Dalam pelaksanaannya, Dinkes telah menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Pendidikan Bungo dan Kementerian Agama untuk menjangkau seluruh pelajar di wilayah tersebut, yang jumlahnya mencapai ribuan siswa.Persiapan juga mencakup pengadaan logistik pemeriksaan, termasuk alat laboratorium dan kebutuhan untuk pemeriksaan hemodialisis sebagai bagian dari skrining komprehensif.

“Sosialisasi asesmen mandiri kepada orang tua pelajar SD penting dilakukan dari tahapan awal karena pemahaman orang tua terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan mental sangat menentukan efektivitas program ini.” Pungkasnya. Redaksi.

 

Bagikan :

Trending