Connect with us

Bungo

Jelang Idul Adha, Harga Daging Sapi dan Ayam di PTM Muara Bungo Merangkak Naik

Published

on

Kabarredaksi.id.Muara Bungo – Menjelang hari raya haji atau Idul Adha 1445 H harga daging sapi dan ayam di Bumi langkah serentak limbay seayun, Muara Bungo  merangkak naik mengikuti kenaikan komoditi bahan pangan lainnya.

Pasalnya, kenaikan harga daging sapi sudah mulai terlihat di sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah Bungo, Besaran kenaikan mencapai Rp20.000 untuk daging sapi per kilogramnya, begitupun diikuti dengan daging ayam yang mengalami kenaikan Rp5.000 sampai Rp10.000 setiap harinya.

Seperti diungkapkan oleh salah satu pedagang daging sapi di Pasar Tradisional Modern (PTM), Muara Bungo, Ujang Kumis mengatakan kalau harga daging sapi mulai merangkak naik sejak hari Jumat (14/6/2024) lalu.

“Harga kualitas daging sapi  yang biasanya stabil di kisaran Rp120.000 naik menjadi Rp140.000 perkilo, sedangan harga daging ayam biasanya dengan harga Rp 30.000 naik menjadi Rp 35.000 sampai Rp 38.000,” ujarnya.

Kenaikan harga daging sapi setiap tahunnya dianggap hal yang wajar karena seperti yang kita ketahui kenaikan harga bahan pokok selalu terjadi setiap tahun menjelang Hari Raya keagamaan, seperti Idul Fitri, Idul Adha, serta Natal. Tak heran, kondisi tersebut dianggap sebagai pola tahunan oleh masyarakat terutana dipasar tradisional Modern muara bungo.

“Memang sudah biasa setiap tahun m, saat musim haji semua kebutuhan terus naik, terutama cabe dan  daging,” katanya.

Selaras dengan hal tersebut pedagang daging ayam pun merasakan hal yang sama, meski kenaikan harganya tidak begitu drastis, namun setiap harinya secara perlahan harga daging ayam terus mengalami kenaikan.

“Setiap hari naik terus, meski naiknya hanya Rp5000 sampai Rp10000,” kata pedagang,

Daging ayam yang awalnya dibanderol dengan harga Rp 30.000   per kilo gramya,namun hari ini di pasar PTM Muara Bungo terpantau di angka Rp 38.000, namun harga tersebut diprediksi akan terus naik, pasalnya sudah mau memasuki musim haji dan hari raya kurban.

“Mengingat sebentar lagi Idul Adha, pelanggan banyak butuh daging, apalagi saat ini banyak hajatan haji,” bebernya.

Tentu saja yang menjadi pemicu kenaikan harga daging ayam tersebut ditengarai oleh tingginya permintaan konsumen. Kendati demikian hingga kini penjualan di lapak daging milik ujang kumis masih lancar. Tidak ada konsumen yang mengeluhkan kenaikan harga daging sapi dan ayam tersebut.

“Para pelanggan masih tetap membeli meskipun harga daging naik namun dirasa relatif stabil,” tandasnya.Redaksi

Bagikan :

Trending