Connect with us

Uncategorized

Moment Publikasi Stunting, Kadis Sosial : Target 13 Persen Stunting Wajib Tercapai 2026.

Published

on

Kabarredaksi.id.- Muara Bungo – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, memperkuat intervensi gizi dan bantuan sosial sebagai upaya menekan angka stunting.

Kepala Dinas Bungo Ardani, Rabu,26/11/2025, mengatakan intervensi dilakukan melalui berbagai program bantuan sosial dan penyuluhan gizi bagi keluarga berisiko stunting, terutama yang berasal dari kalangan masyarakat kurang mampu.

Kami memberikan bantuan berupa telur untuk anak yang terindikasi stunting, serta bantuan sosial tunai bagi anak dan ibu hamil,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, penyuluhan melalui Pertemuan dan Edukasi Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dengan modul kesehatan, gizi, dan 1.000 hari pertama kehidupan juga terus dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pentingnya gizi seimbang.

Ardani menjelaskan Dinas Sosial memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan tepat sasaran melalui proses verifikasi, validasi data, hingga pendampingan langsung di lapangan.

Menurut dia, tantangan yang dihadapi dalam penanganan stunting karena masih rendah kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan aktif mengikuti kegiatan posyandu, serta keterbatasan ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi.

“Kesadaran hidup sehat masih perlu ditingkatkan, terutama bagi keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan gizi,” ujarnya menambahkan.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Bungo tercatat sebesar 20,4 persen, dengan jumlah kasus balita stunting 2024 sebanyak 303 balita,sedangkan sampai oktober 2025 turun diangka 269 balita.

Ardani menyampaikan bahwa menjelang akhir 2025, Dinas Sosial menargetkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat dan pencegahan dini stunting melalui edukasi berkelanjutan serta program bantuan langsung.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kesehatan dan gizi keluarga,” kata Ardani.

 

Bagikan :

Trending