Connect with us

Uncategorized

Gelar Kegiatan Publikasi Stunting, Dinkes Bungo Targetkan 12 Persen Penurunan Stunting Di Tahun 2026.

Published

on

Kabarredaksi.id-Muara Bungo- Dinas Kesehatan, melalui Tim Pencegahan dan Percepatan penurunan Stunting, (TPPS ) menggelar Pertemuan Publikasi Stunting Kabupaten Bungo 2025 pada Rabu (25/11/2025) di Aula Cempaka Kantor Bappeda Bungo. Acara ini dibuka langsung Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kadis Kesehatan Safaruddin Matondang,Kaban Bappeda, Dirut RSUD Hanafie serta sejumlah kepala OPD, camat, dan kepala puskesmas.

Mengawali acara tersebut, Kadis Kesehatan Bungo,dr.H. Safaruddin Matondang,M.PH dalam laporannya menyampaikan pengukuran dan publikasi angka stunting merupakan upaya untuk memperoleh data prevalensi stunting terkini pada skala layanan puskesmas, kecamatan, dan desa.

“Hasil publikasi angka stunting ini akan digunakan untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam gerakan bersama bagi upaya percepatan penurunan stunting, khususnya di Kabupaten Bungo ini,” terangnya.

Lebih lanjut, Safaruddin mengatakan nantinya hasil dari pertemuan publikasi yakni data rekapitulasi data stunting di Kabupaten Bungo dapat dilihat perbandingannya, antara tahun 2023, 2024 dan 2025 serta data keluarga beresiko stunting.

Selain itu Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat menekankan bahwa stunting adalah isu nasional, termasuk di Kabupaten Bungo. Oleh karena itu, pemerintah daerah fokus pada upaya pencegahan dan penurunan angka stunting yang signifikan.

Berharap dengan adanya Publikasi Stunting ini dapat memperkuat komitmen dan kerjasama antara lintas sektor, pemerintah dan masyarakat dalam gerakan bersama menurunkan stunting di Kabupaten Bungo.

“Saya berharap melalui pertemuan ini kita mendapatkan data-data yang akurat agar dapat mengidentifikasi permasalahn di setiap indikator aksi intervensi penurunan stunting,” harapnya.

Wakil Bupati juga mengingatkan kembali penurunan stunting menjadi salah satu alat ukur daerah dalam meningkatkan IPM (Indek Pembangunan Manusia) dan berharap melalui kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat semua pihak untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Bungo

“Waktu kita sangat sedikit. Untuk itu, penurunan kasus stunting di Kabupaten Bungo harus menunjukan perubahan, jangan sampai justru meningkat, ” tutupnya.

Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemaparan dari narasumber mengenai langkah-langkah yang telah dilakukan serta target untuk menjaga keberhasilan dalam menurunkan stunting di Kabupaten Bungo untuk kedepanya.Rd.

Bagikan :

Trending